RISK FACTORS ANALYSIS FOR FATIGUE IN PRODUCTION DEPARTEMENT EMPLOYEES OF PT. ARWANA ANUGRAH KERAMIK, Tbk

Mariani Juliana Lumban Gaol, Anita Camelia, Anita Rahmiwati

Abstract


Background: Work fatigue is one of the safety and health issues that can be a risk factor for accidents at work. Fatigue can be caused by several factors both internal and external factors. Internal factors included age, anemia status, length of service, sleep quality and workload, while external factors were work shift, and hot working climate. Meanwhile, the purpose of this research is to analyze the factors related to work fatigue in production employees of PT. Arwana Anugrah Keramik, Tbk.

Metode: This research use analytical research method with cross sectional approach. The population in this study was all employees who are in the production of PT Arwana Anugrah Ceramics, Tbk which amounted to 168 people. Sampling technique obtained sample of 75 people. Primary data collection using questionnaires and secondary data (study documentation). Data processing techniques using data analysis techniques are Chi – square.

Result: The result of the research showed that age (p-value=0,793) and work period (p-value=0,337) did not have significant correlation with work fatigue, while anemia status (p-value=0,012), work shift (p-value=0,021), sleep quality (p-value=0,0001), workload (p-value=0,001), and hot working climate (p-value=0,004) have a significant relationship with work fatigue.

Conclusion: The factors relating for fatigue in production departement employees of PT. Arwana Anugrah Keramik, Tbk is anemia status, work shift, sleep quality, workload, and hot working climate. To prevent work fatigue, the company PT Arwanan Anugrah Keramik, Tbk should provide transportation equipment to lighten the workload of employees, provide drinking water at a relatively affordable distance, and allow employees to take a break (10-15 minutes) every 1-2 hours.

Keyword: Work fatigue, risk factors, worker

DOI: https://doi.org/10.26553/jikm.2018.9.1.53-63


References


Suma’mur, P. K. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto. 2009.

Nurmianto, E. Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya. Surabaya: Guna Widya. 2003.

World Health Organization (WHO). Globals Goals for Oral Health 2020. 2003. Online: http://www.who.int/oralhealth/publications/goals2020/en/.

Miranti, S.W. Caecillia, dan Yuniar. Tingkat Beban Kerja Mental Masinis Berdasarkan NASA – TLX (Task Load Index) di PT. KAI Daop II Bandung. Jurnal Online Institut Teknologi Nasional. 2008. Vol.01. No.1.

Setyawati. Kelelahan Kerja dan Stress Kerja. Jurnal Proceeding Seminar Ergonomi, Aplikasi Ergonomi dalam Industri. Forum Komunikasi Teknik Industri Yogyakarta dan Perhimpunan Ergonomi Indonesia. Yogyakarta. 2006.

Suma’mur, PK. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Gunung Agung. 1996.

Silaban, G. Kelelahan Kerja. Majalah Kesehatan Masyarakat Indonesia (MKMI) Tahun XXVI. 1998. Vol.10, pp. 539 – 544.

Dekker, D.K., Tepas, D.I., dan Colligan, M.J. The Human Faktors Aspect of Shiftwork. Occupational Ergonomics Theory and Applications. Marcel Dekker. Inc. New York. 1996.

Budiarto, Eko, Dr. Biostatistika untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC. 2002.

Chesnal, H. Hubungan Antara Umur, Jenis Kelamin, dan Status Gizi dengan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja di Bagian Produksi PT. Putra Karangetang Popontolen Minahasa Selatan. Artikel Penelitian Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. 2014.

Arisman. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: ECG. 2009.

Baldy, C. M. 2001. Sel Darah Merah dalam Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Jakarta: EGC.

Almatsier, S. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2003.

Ramdan, I. M. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja Wanita di PT. RRL Kalimantan Timur Tahun 2014. Makalah Seminar Nasional Global Health 2014 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman. 2014.

Suma’mur. Ergonomi untuk Produktivitas. Jakarta: CV. Haji Mas Agung. 2003.

Mauludi, M. N. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan pada Pekerja di Proses Produksi Kantong Semen PBD (Paper Bag Division) PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk Citeureup-Bogor Tahun 2010. [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. 2010.

Tarwaka, Bakri, HA. Solichul, dan Sudiajeng, L. Ergonomi untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Surakarta: UNIPRESS. 2004.

Kimberly. Pengaruh Shift Kerja terhadap Kelelahan Pekerja Pabrik Kelapa Sawit di PT. X Labuhan Batu. Jurnal Teknik Industri. 2011. Vol.12, No.2, pp.110-117.

Kroemer, K. H. E dan Grandjean, E. Fitting The Task To The Human. A. Textbook Of Occupational Ergonomics. 5thEdition. London and New York: Taylor & Francis. 2005.

Nanik. Hubungan Antara Karakteristik Individu, Sikap Kerja dan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Perawat RS. X Gresik. 2008.

Tarwaka. Dasar-Dasar Pengetauan Ergonomic dan Aplikasi di Tempat Kerja. Solo: Harapan Press Solo. 2010.

Nurmianto, E. Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya. Edisi Ke – 2. Surabaya: Guna Widya. 2008.

Irwandi. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Beban Kerja Perawat Pelaksana di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Pusat Makassar Tahun 2005. [Skripsi]: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar. 2006.

Ramdan, I. M. Dampak Giliran Kerja, Suhu dan Kebisingan terhadap Perasaan Kelelahan Kerja di PT. LJP Provinsi Kalimantan Timur. The Indonesian Journal of Public Health. 2007. Vol.4, No.1, pp.13.

Guyton, AC dan Hall John E. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Setiawan I, Tengadi KA, Santoso A, penerjemah: Setiawan I, editor. Jakarta: EGC. Terjemah dari: Textbook of Medical Physiology. 1991.

Suma’mur, P. K. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto. 1991.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Organized by Department of Public Health, Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya. Website design © 2017

 

Creative Commons LicenseJurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) published by Public Health Faculty Sriwijaya University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.